Banner Perhimpunan Entomologi Indonesia

Misteri Kepunahan Lebah

Senin, 5 Juli 2010 06:17:47 - oleh : admin

Istilah “kepunahan koloni” dicetuskan pada tahun 2006 di USA, menunjuk pada kepunahan lebah - lebah pekerja dari koloni lebah madu sebelum larva yang baru ditetaskan mencapai dewasa. Akan tetapi, kepunahan tidak hanya terbatas pada lebah yang berkoloni, menurut penelitian, lebah soliter juga mengalami kepunahan dalam jumlah yang juga besar dan belum diketahui sebab pastinya. Faktanya, lebah-lebah itu tidak mati di sarang, hal ini semakin mempersulit peneliti menentukan penyebab kepunahan itu.

Teori sehubungan dengan penyebab penurunan populasi lebah dunia

  1. Virus, Penyakit dan Parasit
    Lebah mempunyai banyak parasit / penyakit alami dan virus. Misalnya  sejenis kutu pemakan lebah dewasa dan larva yg baru menetas. Lebah dilemahkan oleh kutu yang juga berlaku sebagai vektor penyakit yang dapat menyebarkan penyakit dari satu lebah ke lebah yang lain. Nosema ceranae adalah cendawan microsporidian  yang dapat menyelimuti seluruh sarang dan memusnahkannya dalam 8 hari. Parasit lain adalah virus, yang menyerang saat lebah dalam kondisi dibawah tekanan, misalnya tekanan iklim. Virus juga berasosiasi dengan penyakit lain. Lebah yg terserang umumnya gemetar, membengkak dan kehilangan rambut-rambut tubuhnya bahkan kehilangan kemampuan terbangnya sehingga menyebabkan kematian. 
  2. Ion electromagnetik
    Lebah membawa ion electromagnetik yang berguna untuk melekatkan polen. Dalam pemetaan dunia, medan magnet alami di dunia telah menurun dalam 150 tahun terakhir sebanyak 5 %, terutama dikarenakan aktivitas listrik rumahtangga. Penurunan medan magnet ini telah mengganggu keseimbangan elektro biologi alami pada lebah.
  3. Kekacauan Iklim

Bumi sedang dalam masa kekacauan iklim dikarenakan pemanasan global. Kini, curah hujan lebih lama terjadi pada saat musim panas di Negara 4. Kondisi ini membatasi koloni lebah untuk mengumpulkan nektar selama musim dingin. Kondisi ini juga memberikan tekanan pada lebah, menyebabkan pada penurunan system kekebalan dan menyebabkan mudah terserang penyakit.

  1. Herbisida dan pestisida
    Telah banyak praktik pestisida pada pertanian yang digunakan di berbagai Negara. Satu jenis prolific pestisida digunakan di berbagai Negara dikenal sebagai Neo nicotine – bahan kimia yang ditujukan pada serangga hama mengakibatkan hilang ingatan, pembengkakan sistem pencernaan dan penurunan daya tahan. Gejala yang sama  seperti kejadian penyebab Kepunahan Koloni.
  2. Pertanian yang Buruk
    Pertanian monokultur dengan pemilihan jenis tanaman yg menguntungkan manusia mengarah pada berkurangnnya pilihan vegetasi alami bagi lebah. Terbatasnya faktor nutrisi dan makanan berkontribusi dalam fenomena Kepunahan Koloni.
Sumber:www.purpleslinky.com/trivia/science/21st-century-myteries the-disappearing-bees/

kirim ke teman | versi cetak

Berita "Rubrik Entomologi 1" Lainnya